Sifat Dasar Kepemimpinan Kristen Part 2

Sifat dasar kepemimpinan KristenKita tidak bisa berkompromi ketika berbicara tentang sifat-sifat kepemimpinan. Sebab, sifat-sifat ini sangat penting untuk mengembangkan kepemimpinan dan karakter yang andal. Ciri-ciri kepemimpinan berikut ini tidak hanya membantu kita agar tetap menjadi orang Kristen yang kuat, tetapi juga memungkinkan kita untuk menjadi pemimpin yang andal:

8. Setia: Seorang pemimpin yang setia tidak akan terhempas oleh gelombang kehidupan, tetapi akan tetap teguh pada panggilannya. Rumput tetangga tidak selalu lebih hijau, pemimpin yang setia tetap berkomitmen kepada hal-hal yang telah Allah tetapkan saat memanggil mereka untuk melayani, bahkan dalam masa-masa yang sulit.

9. Berhati hamba: Pemimpin yang berhati hamba berarti menjalankan kepemimpinan ilahi seperti yang dilakukan Kristus: ia memengaruhi, melengkapi, dan memberdayakan orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan dan rencana Allah. Pemimpin berhati hamba tidak melihat tugas apa pun sebagai tugas yang hina dan bersedia untuk bekerja lebih keras agar menjadi sebuah teladan yang nyata bagi orang-orang yang berada di bawah kepemimpinannya. Robert Greenleaf berkata, "Para pemimpin yang baik harus terlebih dahulu menjadi hamba yang baik."


10. Bersikap hormat: Seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan diikuti adalah seseorang yang menghormati orang lain. Para pemimpin ini melihat posisi mereka dan posisi orang lain sebagai karunia dari
Allah. Karena itu, ia memperlakukan mereka dengan rasa hormat dan menghargai. Seorang pemimpin yang andal tidak akan memperlakukan orang lain dengan tidak hormat, baik di depan umum atau secara pribadi.

11. Mampu mengendalikan diri: Pemimpin yang kuat mampu menahan diri dan mendisiplin perilaku mereka. Mereka selalu sadar bahwa posisi mereka sebagai pemimpin menuntut mereka untuk memberikan contoh yang baik untuk diikuti orang lain.

12. Penuh kasih sayang: “Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing!” – Zakharia 7:9. Pemimpin yang kuat tidak buta terhadap kebutuhan orang lain. Sebaliknya, mereka akan mengalahkan keinginan mereka sendiri untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Kasih sayang yang ditunjukkan oleh orang-orang dalam posisi kepemimpinan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

13. Saleh: “Ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang” – 1 Timotius 4:8. Pemimpin yang baik tahu bahwa penampilan luar tidak begitu penting ataupun abadi; akan tetapi, apa yang ada di dalam batin merekalah yang paling penting. Hidup kudus lebih penting bagi mereka daripada posisi yang mereka pegang.

14. Berani: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Jangan takut dan jangan gemetar karena mereka” – Ulangan 31:6. Pemimpin yang kurang berani akan memerintah menuruti mayoritas dan mengikuti ke mana angin bertiup, namun pemimpin yang memiliki keberanian, tidak akan mundur.


Abraham Lincoln berkata, "Hampir semua orang bisa menghadapi kesengsaraan, tetapi jika Anda ingin menguji karakter seseorang, berilah dia kekuasaan." Entah kita adalah pemimpin dari banyak atau satu orang, orang dewasa atau anak-anak, sifat-sifat karakter ini penting untuk memastikan kita dapat dipercaya dan andal. Tidak pernah sebelumnya pemimpin seperti ini begitu diinginkan dan dibutuhkan. Marilah kita berusaha untuk menjadi pemimpin seperti itu. Karena, jika kita tidak memimpin, orang lainlah yang akan melakukannya.
Sifat Dasar Kepemimpinan Kristen Part 2 Sifat Dasar Kepemimpinan Kristen Part 2 Reviewed by Yohanes Ratu Eda on 09:20 Rating: 5
Powered by Blogger.